October 06, 2007

tak ada rahasia lagi

setelah merapikan sajakmu

setelah menyusunnya satu-satu

setelah beberapa putaran lagu sendu

setelah bercakap-cakap dengan para hantu

setelah sebungkus rokok membakar paru-paru

setelah segelas bir mendinginkan amuk di kepalaku

 

berkatalah suara-suara di kepala :

“kenangan kalian mana lagi yang hendak kau jual?”

 

lalu aku menertawai diri sendiri

malang betul cinta jadi inspirasi

cinta tak ubahnya seperti sampah

dipakai, dibuang, dipungut, dijual

 

berkatalah suara-suara di kepala :

“kubur saja semua sajak kita, sebelum cinta menjadi sampah!”

 

lalu aku pergi tidur

sungguh penat malam ini

kuhitung kutu di kasur

kuundang ke dalam nadi

 

tak ada rahasia lagi,

“cinta kalian tak pernah mati”

 

 

(2:36 AM, at home)

                            

June 03, 2007

Rites of Minya!

Wiccan1

An ye harm none... do what thou wilt


FULL MOON RITUAL INCENSE

2 parts Sandalwood
2 parts Frankincense
1/2 part Gardenia petals
1/4 part Rose petals
a few drops Ambergris oil

Burn during Esbats or simply at the time of the Full Moon to
attune with the Goddess.

(taken from www.witchway.net)

June 01, 2007

catatan untuk sang pejalan kaki

hei,..!!
mainkan saja lagu-lagu riang
mata sembab itu seka saja dulu
kunci rapat-rapat semua mimpi buruk
simpan bersama hantu-hantu dari masa lalu

bukan waktunya luka disiram jeruk nipis
pun bukan saatnya kenangan dikais
ini waktunya meriangkan hati
catatan untuk sang pejalan kaki

...dari purnama pertama di bulan juni...

berbahagialah dalam setiap perjalanan
karena kebahagiaan itu layak diperjuangkan

(hail to the fullmoon! the rites of minya!! and you...my inspiration, silencia)

May 25, 2007

1 gelas kosong dan 1 gelas soda

Soda

Tiga jam persis, meja itu ditemani satu gelas kosong, satu gelas soda, asbak penuh puntung dan seorang perempuan. Belum ada tanda-tanda seseorang yang lain akan datang. Sementara meja lain sudah berganti menu. Garam, merica, saus dan sambal pun kerap bertemu, meja itu sungguh sepi dan muram.

Tiga jam yang lalu, seorang perempuan duduk di situ. Memesan dua gelas soda, sembari menunggu katanya. Entah apa yang ia tunggu, sang pelayan cuma bisa termangu. Tak satu makanan pun ia pesan. Sesekali menyeruput sodanya (dengan sedotan) kemudian membakar rokok, menghisapnya dalam-dalam sampai habis, lalu membakarnya lagi. Ini sudah puntung ke delapan.

Dengan santun sang pelayan mendekati dan bertanya dengan sangat hati-hati
"Ada yang sedang ditunggu, nona?"
Perempuan itu tersenyum, diam sesaat, mengatur nafasnya pelan-pelan, lalu dijawabnya pertanyaan itu
"Aku menunggu senyapnya gemuruh dalam hati seperti lenyapnya soda dalam gelas terakhir yang tak  kusentuh"

Keduanya tersenyum, sang pelayan berlalu, perempuan itu kembali  pada  soda  dan rokoknya.  Sayup-sayup suara Morrissey mengalun...

I won't share you, no
I won't share you
With the drive
And the dreams inside
This is my time

 

a view from the corner, May 12, 2007


 


May 19, 2007

SHIVA & PARVATI

Parvati_offers_bhang_to_shivaohm namo shivai
namo bhavāya ca rudrāya
dalam satu tarikan nafas
dalam satu tiupan ruh
dalam satu talian jiva
...dengan tarian semesta
menuju ardhanareswara...

19 mei 2007 (learning Vedanta & Sankhya at Mount Kailash)

May 12, 2007

memento mori

Smemento Death is here and death is there,
Death is busy everywhere,
All around, within, beneath,
Above is death—and we are death.

April 30, 2007

...I am singing...

“To sing you must first open your mouth. You must have a pair of lungs, and a little

knowledge of music. It is not necessary to have an accordion, or a guitar. The essential

thing is to want to sing. This is then a song. I am singing”

(Tropic of Cancer, Henry Miller)