« senja di tepi danau | Main | sepotong sajak untuk seorang sahabat »

October 06, 2007

tak ada rahasia lagi

setelah merapikan sajakmu

setelah menyusunnya satu-satu

setelah beberapa putaran lagu sendu

setelah bercakap-cakap dengan para hantu

setelah sebungkus rokok membakar paru-paru

setelah segelas bir mendinginkan amuk di kepalaku

 

berkatalah suara-suara di kepala :

“kenangan kalian mana lagi yang hendak kau jual?”

 

lalu aku menertawai diri sendiri

malang betul cinta jadi inspirasi

cinta tak ubahnya seperti sampah

dipakai, dibuang, dipungut, dijual

 

berkatalah suara-suara di kepala :

“kubur saja semua sajak kita, sebelum cinta menjadi sampah!”

 

lalu aku pergi tidur

sungguh penat malam ini

kuhitung kutu di kasur

kuundang ke dalam nadi

 

tak ada rahasia lagi,

“cinta kalian tak pernah mati”

 

 

(2:36 AM, at home)

                            

Comments

galaww babiiiii!!!ketembak gue ama puisi ini, malam ini, jam segini dan detik ini. beberapa menit lagi gue ga tahu. im enjoying my moments. hiks.

aaaahhh?!!! seriusss loo?? hiks..hiks (ikutan sedih)

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .