tak ada rahasia lagi
setelah merapikan sajakmu
setelah menyusunnya satu-satu
setelah beberapa putaran lagu sendu
setelah bercakap-cakap dengan para hantu
setelah sebungkus rokok membakar paru-paru
setelah segelas bir mendinginkan amuk di kepalaku
berkatalah suara-suara di kepala :
“kenangan kalian mana
lagi yang hendak kau jual?”
lalu aku menertawai diri sendiri
malang betul cinta jadi inspirasi
cinta tak ubahnya seperti sampah
dipakai, dibuang, dipungut, dijual
berkatalah suara-suara di kepala :
“kubur saja semua
sajak kita, sebelum cinta menjadi sampah!”
lalu aku pergi tidur
sungguh penat malam ini
kuhitung kutu di kasur
kuundang ke dalam nadi
tak ada rahasia lagi,
“cinta kalian tak
pernah mati”
(2:36 AM, at home)

Recent Comments