karena aku (terlalu) mencintaimu

aku cukup duduk saja, lalu…
membiarkan telinga mendengar apa yang ingin ia dengar
membiarkan mata membaca apa yang ingin ia baca
membiarkan hati memilih apa yang ingin ia rasa

sudah lama aku berhenti berharap
sudah lama aku berhenti bermimpi
aku cukup duduk saja, lalu…

menikmati apa yang dipilih hati
pahit, manis, senang, sakit
kunikmati semuanya, karena…

4 Responses to “karena aku (terlalu) mencintaimu”

  1. Susila Says:

    karena dalam pahit…. akan terurai air mata… dan mereguk suka…..

  2. - g a n o - Says:

    Coz yg namanya “terlalu” itu bikin gw muak yg pernah gw rasain 5 thn yg lalu..
    elastisitas pikiran gw jadi gak berfungsi dengan adanya neo-terlalu yg sudah ga jaman lagi pada masa sekarang..

  3. Maria Says:

    aaaaaa…susi apa kabar?!! kangen deh…:)

  4. Maria Says:

    neo terlalu…hehhehehhe, nice :)

Leave a Reply