May 09, 2008

Kepada Illuminatus

pertempuran energi ini
telah menggriring kita
... saling memangsa

entah kau, entah aku
semesta akan berpihak

meski nantinya cuma jadi hantu ...

30 April 2008


                            

March 28, 2008

SINGGAH

jangan jadikan aku persinggahan lagi
seperti orang-orang lain yang singgah di sini
...sebentar, melepas lelah, lalu pergi...

tolong! jangan jadikan aku persinggahan lagi
seperti sepi pucatnya bangku taman ini
...sebentar, disinggahi,  ditiduri, lalu pergi...

.

.

.

rumah,...
itu lebih dari cukup!!

(kepada kalian, laki-laki yang meracuniku dengan gelombang-gelombang elektronikanya)

March 23, 2008

I thought....

                                                                           

for you "the marlboro lights man"

Tearsaku dan peri biruku...
kami tumpahkan kesedihan itu
kami raungkan kekecewaan itu
kami teriakkan sekencangnya!!!
selantang jeritan Nina...
"...you jeopardize me!"

..

(on the road, after our short conversation through cyberchat, losing a friend - the cardigans)

image taken from http://www.flickr.com/photos/87128018@N00/139136870/

March 15, 2008

Le Chaim!

Pelukanabadi_3





"an endless journey"

INILAH KEMATIAN ITU

inilah kegelapan itu, sayang
pekat sempurna tanpa setitik cahaya
mari tenggelam di dalamnya

tak ada lagi yang mesti kita lihat
tak ada lagi yang mesti kita cari

inilah kegelapan itu, sayang
yang akan menyempurnakan kita
dan luka-luka akan terkubur selamanya

inilah kematian itu, sayang
yang kita tunda sekian lama
mari tenggelam di dalamnya

(silent)

RIANG

ketika waktu mati tiba
begitu riangnya kami
menjemput kematian
...sang kematian

luruh, teguh mata bertatap
menari-nari diantara cahaya
tubuh kami menjelma angin sore
memeluk rapat hingga tertidur
membayar lelahnya penantian

tak ada sesal, tak ada tangis
keriangan membuat kami lupa
bahwa yang sedang dijemput adalah
...sang kematian

ketika waktu mati tiba
begitu riangnya kami
menjemput kematian
...sang kematian

(cloudy)

-19 februari 2007, when my long lost love meets your lil' heaven-

March 12, 2008

sepotong sajak untuk seorang sahabat

                                                                                      ...for sickman      

ahhh, andai saja aku dan dia berjumpa tidak dalam situasi seperti ini
ahhh, andai saja aku mengenalmu lebih dulu, bukan dia
ahhh, andai saja sepotong sajak itu kau kirim untukku
...dan hanya untukku, bukan dia
ahhh, andai saja .... andai saja!

..

sayangnya, aku pengecut, sayang...
sayangnya, aku pecundang, sayang...

..

kau? kau cuma tersenyum, tersenyum, dan tersenyum
kau ingin aku juga tersenyum...?
aku akan tersenyum untukmu,
selalu!
jika itu yang kau mau
karena aku tau, kau mau aku tersenyum...

..

sepotong sajak untuk seorang sahabat
.......................dan senyum dariku
sebagian diri di dalam sini, mengepal tinju ke udara
lalu berkata "Bangsatttt kauuu!!!!"

Jokerpenat dan sesak di dalam sini , akan kubuang jauh-jauh
supaya kau tau, aku bisa tersenyum...

(jakarta, 5:55 PM)

because...

Because he loves her...
he's adoring her...
and even want to fuck her too...

hey, old man!
you should have noticed that!!
everybody loves her...

because she's so lovable
because she's so adorable
I'm not her, and she's not me...

but then suddenly I realize
I am...what I am
and I think to my self
"what a wonderful wor(l)d"

(jakarta, di selatan jakarta)

image taken from http://reedler.wordpress.com/2007/12/10/artwork-ii/

March 10, 2008

Makasih ya...

Gambar2 untuk lelaki yang ketika aku merasa tak 'ada' di hadapannya, kulantunkan sebait lagu Carpenter 'Close To You' untuknya...

Akhirnya setelah 'itu semua' baru gua dianggap ada. Eksistensialis banget sih! mesti 'ada' dulu gitu, parah!!! hahahahhahahaa...

Efek Rumah Kaca bilang 'jatuh cinta itu biasa saja' , tanpa maksud untuk mengecilkan judulnya, gua cuma mo bilang 'guys! naif banget sih lo?!' walaupun gua jatuh cinta mampus sama band ini...

Tulisan ini katarsis kelas berat, gak perlu dibaca, apalagi dikomentarin buat yang gak berkepentingan. Cuma mobilang, makasih, sayaaaaaang.

Buat gua, cinta gak kenal logika! sorry to say... tapi ini kenyataan, karena menurut gua jatuh cinta itu ENGGAK biasa...hehhehhee
Satu kalimat aja yang pengen gua sampein buat nutup tulisan ini :

"aku mau seluruh dunia tau, kalo aku sayang kamu, lelaki yang kusapa sunyi"

eh, ini oleh2 dari 'itu semua' :

AKU DAN PEREMPUAN ITU
SEPERTI KEPING-KEPING GAMBAR
.........BAGIMU
MELENGKAPI, MENGIMBANGI, MENYATU

AKU PUN BEGITU
KAU DAN LAKI-LAKI ITU
SEPERTI POTONGAN-POTONGAN SUARA
..........BAGIKU
MENYELARASI, HARMONI, MENDAYU

KITA PUN BEGITU
AKU, KAU DAN MEREKA ; PEREMPUAN DAN LAKI-LAKI ITU
SEKARANG KITA SINGAH DI SINI
MEREKA JUGA PERNAH SINGGAH DI SINI
MENJADI RUMAH BAGI KAU, BAGI AKU, YANG TAK TAU HENDAK PULANG KEMANA

MEMBERI ATAU DIBERI BUKAN UNTUK YANG PERTAMA KALI
MENYAPA ATAU DISAPA JUGA BUKAN UNTUK YANG PERTAMA KALI
....SAPA, KATA, SAJAK, LAGU, BUKU, APAPUN ITU
BETAPA CEMBURUNYA KITA DENGAN KENANGAN-KENANGAN ITU

TAPI AKU BANGGA!
CINTA SEPERTI INI, BARU PERTAMA KALI KITA MILIKI....

(jakarta, lupa tanggal berapa karna kertasnya keburu dibuang, -sketch by Gema Mawardi-)

November 26, 2007

KEMBANG SEDAP MALAM

perempuan itu terhimpit

di antara harapan dan kenyataan

mimpinya telah habis ditelan malam

hidup dan matinya adalah kesunyian abadi

 

ketika kuhaturkan kembang sedap malam

seketika itu pecah air di mata kami

meski luka-luka telah kami titip pada malam

gurat-gurat kepedihan tak separuhnya kami bagi

 

perempuan itu perempuanku

hatinya adalah hatiku

kesedihannya adalah kesedihanku

kesunyiannya adalah kesunyianku

 

kepada perempuan yang kuhaturkan

kembang sedap malam untuknya :

 

Like_mother_like_daughter_1luka yang mengarat dalam hati,

...suatu malam akan menjadi wangi

sewangi kembang sedap malam...

 

 

(Jakarta, 24 november 2007, voor mijn lieve moeder)

November 07, 2007

solitude

akhirnya kita bertemu lagi
setelah mati-matian
kita saling menyingkir
kita saling mengelak

padahal kita baru saja menyudahi permainan ini

kau tahu betul cara mengejarku
kau juga paham cara menjeratku
aku seperti mengenalimu
bertahun-tahun yang lalu

...akhirnya kita bertemu lagi
bertemu engkau, lagi...lagi dan lagi

seperti 100 tahun yang lalu
saat kita mati-matian
mencekik kesepian kita
dengan sebuah perjalanan tanpa akhir

keterasingan mempersunting syair
...kembali ke persembunyian

(8 november 2007, ...and solitaire the only game in town)

October 06, 2007

tak ada rahasia lagi

setelah merapikan sajakmu

setelah menyusunnya satu-satu

setelah beberapa putaran lagu sendu

setelah bercakap-cakap dengan para hantu

setelah sebungkus rokok membakar paru-paru

setelah segelas bir mendinginkan amuk di kepalaku

 

berkatalah suara-suara di kepala :

“kenangan kalian mana lagi yang hendak kau jual?”

 

lalu aku menertawai diri sendiri

malang betul cinta jadi inspirasi

cinta tak ubahnya seperti sampah

dipakai, dibuang, dipungut, dijual

 

berkatalah suara-suara di kepala :

“kubur saja semua sajak kita, sebelum cinta menjadi sampah!”

 

lalu aku pergi tidur

sungguh penat malam ini

kuhitung kutu di kasur

kuundang ke dalam nadi

 

tak ada rahasia lagi,

“cinta kalian tak pernah mati”

 

 

(2:36 AM, at home)